Belgia Bangkit Dramatis Kalahkan Senegal 3-2, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Lewat Penalti Menit 118

Belgia vs Senegal

Headlineid.com –  Belgia memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Senegal dengan skor dramatis 3-2 dalam laga yang berlangsung hingga perpanjangan waktu di Lumen Field, Seattle, Kamis (2/7/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini terasa spesial karena Belgia sempat berada di ambang eliminasi. Tertinggal dua gol hingga memasuki menit-menit akhir waktu normal, Setan Merah menunjukkan mentalitas luar biasa sebelum akhirnya menyatakan keadaan lewat penalti gol Youri Tielemans pada menit ke-118.

Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling emosional di fase gugur sejauh turnamen berlangsung. Senegal hampir menciptakan kejutan besar, namun pengalaman dan kedalaman skuad Belgia menjadi pembeda pada momen-momen krusial.

Fakta Utama:

  • Belgia menang dramatis 3-2 atas Senegal setelah perpanjangan waktu.
  • Senegal sempat unggul 2-0 hingga menit ke-85.
  • Romelu Lukaku memulai kebangkitan Belgia lewat gol menit ke-86.
  • Youri Tielemans mencetak gol penyama skor dan gol kemenangan.
  • Belgia lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Senegal Tampil Efektif dan Mengejutkan Belgia

Sejak peluit awal dibunyikan, Belgia langsung mengambil inisiatif serangan. Tim asuhan Rudi Garcia menguasai bola lebih banyak dan mencoba membangun permainan melalui Kevin De Bruyne serta Jeremy Doku.

Meski demikian, Senegal menunjukkan organisasi permainan yang sangat rapi. Mereka memilih bertahan dengan disiplin lalu mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang Belgia.

Strategi itu membuahkan hasil pada menit ke-25. Habib Diarra sukses memanfaatkan rangkaian serangan yang dibangun Sadio Mane sebelum menaklukkan Thibaut Courtois. Gol tersebut membuat Senegal unggul 1-0.

Baca Juga  Spanyol Ditahan Tanjung Verde 0-0 di Piala Dunia 2026, Dominasi La Furia Roja Berakhir Tanpa Gol

Belgia berusaha merespons melalui beberapa peluang dari De Bruyne dan Charles De Ketelaere. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat skor tidak berubah hingga turun minum.

Keunggulan Senegal di babak pertama menjadi bukti bahwa efektivitas sering kali lebih menentukan dibanding dominasi penguasaan bola.

Belgia Tertinggal Dua Gol dan Nyaris Tersingkir

Memasuki babak kedua, Belgia melakukan perubahan dengan memasukkan Romelu Lukaku menggantikan De Ketelaere. Pergantian ini diharapkan mampu meningkatkan daya gedor lini depan.

Namun situasi justru semakin sulit bagi Belgia.

Pada menit ke-51, Ismaila Sarr menggandakan keunggulan Senegal. Berawal dari umpan lambung akurat ke dalam kotak penalti, Sarr melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Courtois.

Skor berubah menjadi 2-0 dan membuat tekanan berada sepenuhnya di kubu Belgia.

Dalam fase tersebut, Senegal tampil sangat percaya diri. Mereka mampu mengendalikan tempo permainan sekaligus menutup ruang gerak para pemain kreatif Belgia.

Belgia bahkan kesulitan menciptakan peluang bersih selama sebagian besar babak kedua. Beberapa pergantian pemain dilakukan Rudi Garcia, termasuk menarik Kevin De Bruyne untuk memberi energi baru di lini tengah.

Keputusan itu sempat dipertanyakan karena De Bruyne merupakan motor permainan utama Belgia. Namun perubahan tersebut ternyata membawa dampak positif pada menit-menit akhir pertandingan.

Kebangkitan Luar Biasa Setan Merah

Saat banyak pihak mulai menganggap Senegal akan mengamankan kemenangan, Belgia justru menunjukkan karakter tim besar.

Romelu Lukaku membuka asa pada menit ke-86 setelah memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti. Gol tersebut langsung mengubah atmosfer pertandingan.

Baca Juga  Prediksi Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia FIFA 2026: Tuan Rumah Diunggulkan, Tapi Tim Kuda Hitam Siap Mengejutkan

Tiga menit kemudian, Belgia kembali menghukum Senegal.

Youri Tielemans berhasil menjebol gawang Mory Diaw dan mengubah skor menjadi 2-2. Dalam rentang waktu hanya tiga menit, keunggulan dua gol Senegal sirna begitu saja.

Momentum pertandingan berubah total. Belgia yang sebelumnya kesulitan justru tampil lebih percaya diri, sementara Senegal mulai kehilangan kontrol permainan.

Hingga waktu normal berakhir, skor tetap imbang dan pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.

VAR Menjadi Penentu Tiket 16 Besar

Pada babak tambahan waktu, kedua tim bermain lebih hati-hati. Senegal melakukan beberapa pergantian, termasuk menarik Sadio Mane dan memasukkan Nicolas Jackson.

Peluang emas sempat hadir bagi Senegal melalui Ibrahim Mbaye. Namun upayanya masih melenceng dari sasaran.

Ketika pertandingan tampak akan berlanjut hingga adu penalti, drama besar terjadi pada menit ke-118.

Dodi Lukebakio melepaskan tembakan setelah menerima umpan tarik dari sisi kanan. Bola membentur tiang gawang, namun wasit Said Martinez menghentikan permainan setelah mendapat informasi dari VAR.

Tinjauan ulang menunjukkan adanya pelanggaran terhadap Youri Tielemans di dalam kotak penalti sesaat sebelum peluang tersebut tercipta.

Setelah melihat monitor VAR, Martinez menunjuk titik putih.

Tielemans yang maju sebagai eksekutor berhasil mencapai kesempurnaan. Gelandang Belgia itu mengirim bola ke gawang Mory Diaw dan membawa Belgia tampil unggul 3-2.

Gol tersebut sekaligus memastikan tiket Belgia menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Baca Juga  Belgia Hancurkan Selandia Baru 5-1, Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Berhasil Diamankan

Mengapa Kemenangan Ini Penting bagi Belgia?

Laga melawan Senegal menunjukkan bahwa generasi baru Belgia masih memiliki daya saing di level tertinggi sepak bola dunia.

Keberhasilan bangkit dari ketertinggalan dua gol menjadi sinyal positif bagi perjalanan mereka di fase gugur. Mentalitas seperti ini sering menjadi faktor pembeda dalam turnamen besar.

Selain itu, keputusan-keputusan taktis Rudi Garcia terbukti efektif. Pergantian pemain yang dilakukan pada babak kedua mampu mengubah pertandingan secara signifikan.

Bagi Senegal, kekalahan ini tentu menyakitkan. Mereka hanya berjarak beberapa menit dari tiket ke babak berikutnya sebelum akhirnya kehilangan konsentrasi di penghujung laga.

Di sisi lain, Belgia kini mendapatkan injeksi kepercayaan diri yang sangat besar. Jika mampu mempertahankan semangat juang seperti saat menghadapi Senegal, Setan Merah berpotensi menjadi salah satu kuda hitam berbahaya dalam perebutan gelar Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Belgia:
Thibaut Courtois; Timothy Castagne, Arthur Theate, Brandon Mechele, Maxim De Cuyper (Thomas Meunier 78′); Hans Vanaken (Diego Moreira 63′), Youri Tielemans; Leandro Trossard (Amadou Onana 109′), Kevin De Bruyne (Nicolas Raskin 56′), Jeremy Doku (Dodi Lukebakio 56′); Charles De Ketelaere (Romelu Lukaku 45′).

Senegal:
Mory Diaw; Krepin Diatta, Moussa Niakhate, Pathe Ciss, Ismail Jakobs (El Hadji Malick Diouf 93′); Pape Gueye (Lamine Camara 66′), Idrissa Gueye (Bara Sapoko Diaye 93′), Habib Diarra (Pape Matar Sarr 73′); Sadio Mane (Nicolas Jackson 93′), Ismaila Sarr, Iliman Ndiaye (Ibrahim Mbaye 73′).

(frend/masson)