Ronthek SMPN 1 Ngadirojo Pukau Warga, “Suara Jiwa” Pelajar Menggema di Parade HUT Ke-81 RI
Ronthek SMPN 1 Ngadirojo tampil memukau dalam Parade HUT ke-81 RI. Dua pekan latihan melahirkan pertunjukan penuh kreativitas.
Ronthek SMPN 1 Ngadirojo tampil memukau dalam Parade HUT ke-81 RI. Dua pekan latihan melahirkan pertunjukan penuh kreativitas.
Ada_Mengada #2 Labuh hadir di Pacitan saat HUT RI ke-81. Pameran ini membuka ruang apresiasi dan pertumbuhan seni daerah.
Bukan sekadar masuk gua. Tim Indonesia menembus batas yang puluhan tahun menjadi tantangan. Apa yang ditemukan di kedalaman Luweng Ombo?
Ribuan warga memadati jalanan Semarang demi menyaksikan fenomena akulturasi bersejarah. Kirab Cheng Ho ke-621 bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan cermin hidup toleransi nusantara yang patut diperjuangkan. Bagaimana perayaan ini menyatukan perbedaan? Simak ulasan lengkapnya.
100 penjelajah gua terbaik Indonesia berkumpul di kedalaman Luweng Ombo, Pacitan! Bukan sekadar petualangan ekstrem, Ekspedisi Gahvara Yava 2026 membawa misi besar untuk riset geologi, hidrologi, hingga pengibaran bendera raksasa menyambut HUT ke-81 RI.
Sekitar 100 Caver Mulai Jelajahi Luweng Ombo! Ekspedisi Gahvara Yava 2026 resmi dimulai untuk mengungkap potensi bawah tanah Pacitan.
Pelem Festival #6 memperkuat budaya lokal, mendorong ekonomi desa, dan membuka peluang wisata berkelanjutan di Kabupaten Pacitan.
Festival Ronthek Pacitan 2026 menetapkan enam penyaji terbaik non ranking sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, inovasi, dan pelestarian budaya.
Seekor bebek anyaman bambu menjadi simbol perjuangan para pembabat alas Desa Nglaran. Di balik kemeriahannya, tersimpan kisah gotong royong yang menghidupkan kembali sejarah leluhur. Simak cerita lengkapnya.
Lebih dari sekadar tabuhan bambu pengusir sepi malam, Festival Ronthek Pacitan 2026 membuktikan bahwa tradisi lokal mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan magnet pariwisata nasional. Simak ulasan mendalam tim redaksi mengenai geliat budaya di tanah kelahiran Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji berikut ini.