Daftar Saham Cum Dividen 22-24 Juni 2026: BSSR, MKPI, PTBA hingga CEKA Bagi Dividen Jumbo

saham dividen

Headlineid.com – Investor yang berburu pendapatan pasif dari pasar modal masih memiliki kesempatan memperoleh dividen tunai menjelang akhir Juni 2026. Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki jadwal cum dividen pada 22-24 Juni 2026, sehingga investor yang membeli saham sebelum tanggal ex dividen masih berhak menerima pembagian laba perusahaan.

Periode ini menjadi salah satu musim dividen paling ramai di BEI. Beberapa perusahaan bahkan menawarkan dividen dengan nominal besar. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) membagikan dividen Rp950 per saham, sementara PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) menetapkan dividen Rp486,13 per saham.

Bagi investor yang mengutamakan strategi dividend investing, informasi jadwal cum dividen menjadi sangat penting karena menentukan hak atas pembagian dividen yang akan diterima pada bulan Juli 2026.

Fakta Utama

  • Sebanyak 22 emiten memasuki jadwal cum dividen pada 22-24 Juni 2026.
  • MKPI membagikan dividen terbesar secara nominal, yakni Rp950 per saham.
  • BSSR membagikan dividen Rp486,13 per saham dengan payout ratio sangat tinggi.
  • PTBA menetapkan dividen Rp114,508 per saham dari laba tahun buku 2025.
  • Investor harus membeli saham sebelum tanggal ex dividen agar berhak menerima dividen.

Daftar Lengkap Saham Cum Dividen 22-24 Juni 2026

24 Juni 2026

Kode Perusahaan Dividen per Saham Tanggal Pembayaran
BSSR PT Baramulti Suksessarana Tbk Rp486,13 8 Juli 2026
CGAS PT Citra Nusantara Gemilang Tbk Rp4,00 16 Juli 2026
DMAS PT Puradelta Lestari Tbk Rp16,50 9 Juli 2026
SONA PT Sona Topas Tourism Industry Tbk Rp52,83 17 Juli 2026
UCID PT Uni-Charm Indonesia Tbk Rp6,67 2 Juli 2026
WINE PT Hatten Bali Tbk Rp3,50 17 Juli 2026

23 Juni 2026

22 Juni 2026

Kode Perusahaan Dividen per Saham Tanggal Pembayaran
AGII PT Aneka Gas Industri Tbk Rp11,42 15 Juli 2026
BATR PT Benteng Api Technic Tbk Rp2,00 15 Juli 2026
BMHS PT Bundamedik Tbk Rp1,03 14 Juli 2026
CEKA PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk Rp150,00 15 Juli 2026
DGWG PT Delta Giri Wacana Tbk Rp6,50 15 Juli 2026
ESTI PT Estee Gold Feet Tbk Rp2,00 15 Juli 2026
HGII PT Hero Global Investment Tbk Rp0,43 10 Juli 2026
MDIY PT Daya Intiguna Yasa Tbk Rp17,62 10 Juli 2026
MKPI PT Metropolitan Kentjana Tbk Rp950,00 15 Juli 2026
PEHA PT Phapros Tbk Rp5,01 15 Juli 2026
PTBA PT Bukit Asam Tbk Rp114,508 10 Juli 2026
PWON PT Pakuwon Jati Tbk Rp13,00 15 Juli 2026
SMRA PT Summarecon Agung Tbk Rp5,00 10 Juli 2026

Emiten dengan Dividen Terbesar Menjelang Akhir Juni 2026

Investor biasanya tidak hanya melihat besaran dividend yield. Mereka juga memperhatikan kualitas laba dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

Karena itu, sejumlah emiten berikut menjadi sorotan pasar menjelang jadwal cum dividen.

BSSR Bagikan Dividen Hampir Rp500 per Saham

PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) menjadi salah satu bintang musim dividen tahun ini.

Perseroan membagikan dividen final sebesar Rp486,13 per saham. Jika digabungkan dengan dividen interim yang telah dibayarkan sebelumnya, total dividen tahun buku 2025 mencapai sekitar US$125 juta.

Menariknya, nilai tersebut setara sekitar 148,8 persen dari laba bersih perusahaan. Angka ini menunjukkan manajemen memilih mengembalikan sebagian besar keuntungan kepada pemegang saham.

Baca Juga  Media Asing Soroti Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Apa Penyebab dan Dampaknya bagi Indonesia?

MKPI Cetak Dividen Jumbo Rp950 per Saham

PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) menjadi emiten dengan nominal dividen terbesar dalam daftar kali ini.

Pengembang kawasan premium Pondok Indah tersebut membagikan dividen tunai Rp950 per saham.

Bagi investor jangka panjang, kebijakan dividen MKPI mencerminkan posisi kas yang kuat dan kemampuan perusahaan menjaga profitabilitas di tengah dinamika sektor properti.

PTBA Tetap Agresif Membagi Laba

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali menjadi salah satu saham dividen favorit investor.

Perusahaan batu bara pelat merah ini membukukan pendapatan Rp42,65 triliun sepanjang 2025 dengan laba bersih mencapai Rp2,93 triliun.

Dari capaian tersebut, PTBA membagikan dividen sebesar Rp114,508 per saham atau sekitar Rp1,32 triliun.

Meski tidak membagikan seluruh laba, kebijakan payout ratio sebesar 45 persen dinilai cukup sehat karena perusahaan masih memiliki ruang untuk mendanai ekspansi dan proyek hilirisasi energi.

CEKA Tetap Konsisten Berbagi Dividen

PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) menetapkan dividen Rp150 per saham.

Di kalangan investor nilai, CEKA dikenal sebagai salah satu emiten dengan rekam jejak pembagian dividen yang relatif stabil.

Fundamental yang kuat dan bisnis yang bergerak di sektor kebutuhan pokok membuat saham ini sering masuk radar investor yang mengincar pendapatan dividen berkelanjutan.

Mengapa Jadwal Cum Dividen Penting bagi Investor?

Cum dividen merupakan batas waktu terakhir bagi investor untuk membeli saham agar tercatat sebagai pemegang saham yang berhak menerima dividen.

Jika pembelian dilakukan setelah tanggal ex dividen, investor tidak lagi memperoleh hak atas pembagian laba tersebut.

Karena itulah banyak investor memantau kalender dividen setiap hari. Mereka ingin memastikan transaksi dilakukan sebelum batas waktu yang ditentukan perusahaan.

Baca Juga  Asing Borong Saham BBCA Rp92,7 Miliar, Sinyal Kebangkitan Bank BCA Setelah Tekanan Sepanjang 2026?

Selain itu, harga saham sering mengalami pergerakan khusus menjelang dan setelah cum dividen. Fenomena ini dikenal sebagai dividend capture strategy.

Meski demikian, investor perlu memahami bahwa harga saham tidak selalu naik menjelang cum dividen. Dalam beberapa kasus, harga justru terkoreksi setelah ex dividen karena penyesuaian nilai dividen yang dibagikan.

Apa yang Perlu Diperhatikan Selain Besaran Dividen?

Besarnya dividen memang menarik perhatian. Namun keputusan investasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada nominal pembagian laba.

Investor perlu memperhatikan beberapa faktor penting, antara lain:

  • Pertumbuhan laba perusahaan.
  • Arus kas operasional.
  • Tingkat utang perusahaan.
  • Konsistensi pembagian dividen.
  • Prospek industri dalam jangka panjang.
  • Valuasi saham saat ini.

Pengalaman di pasar menunjukkan bahwa dividend yield tinggi tidak selalu berarti investasi terbaik. Dalam beberapa kasus, yield yang besar justru muncul karena harga saham sedang turun akibat masalah fundamental.

Karena itu, kombinasi antara dividen menarik dan kinerja bisnis yang sehat menjadi faktor utama yang perlu dicari investor.

Musim Dividen BEI Masih Menarik

Periode 22-24 Juni 2026 menjadi momentum penting bagi investor yang mengincar pendapatan dividen dari pasar saham Indonesia.

Sejumlah emiten seperti BSSR, MKPI, PTBA, CEKA, DMAS, TINS, PWON, dan SMRA menawarkan pembagian laba yang menarik dengan jadwal pembayaran pada Juli 2026.

Di tengah volatilitas pasar global, saham-saham dengan fundamental kuat dan kebijakan dividen konsisten masih menjadi pilihan menarik untuk menjaga keseimbangan antara potensi pertumbuhan modal dan pendapatan pasif bagi investor jangka panjang.

Headline Indonesia akan terus memantau perkembangan musim dividen BEI serta peluang investasi yang berpotensi memberikan nilai tambah bagi investor ritel maupun institusi. (frend/masson)