Jakarta, Headlineid.com – BSI membuka program BSI Scholarship 2025 untuk 5.250 pelajar dan mahasiswa berprestasi dari keluarga prasejahtera. Simak syarat, kategori, dan manfaat beasiswanya.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI kembali membuka program beasiswa nasional melalui BSI Scholarship 2025. Program ini ditujukan bagi 5.250 pelajar dan mahasiswa dari keluarga prasejahtera yang memiliki prestasi akademik serta potensi kepemimpinan.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen BSI dalam mendukung pendidikan generasi muda Indonesia. Tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, program ini juga fokus pada pengembangan karakter dan kapasitas penerima beasiswa.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh terhambat hanya karena masalah ekonomi. Menurutnya, banyak anak Indonesia yang memiliki kemampuan luar biasa namun terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan.
“Tidak boleh ada anak cerdas yang kehilangan masa depan hanya karena persoalan biaya. BSI ingin memastikan talenta terbaik bangsa tetap bisa berkembang dan menjadi pemimpin masa depan,” ujar Anggoro dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Beasiswa Berbasis Zakat Korporasi
BSI Scholarship merupakan program beasiswa yang bersumber dari zakat korporasi perusahaan. Program ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2021 dan terus berkembang setiap tahunnya.
Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 10.162 penerima manfaat. Jumlah itu terdiri dari 7.962 mahasiswa dan 2.200 pelajar di berbagai daerah Indonesia.
BSI juga mencatat sekitar 1.500 awardee telah lulus dan kini bekerja di sejumlah perusahaan nasional. Sebagian lainnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri ternama.
Anggoro menjelaskan bahwa zakat perusahaan bukan hanya kewajiban, tetapi juga instrumen pemberdayaan masyarakat. Melalui pendidikan, BSI berharap dapat membantu memutus rantai kemiskinan di Indonesia.
Tujuh Kategori Program BSI Scholarship
Dalam pelaksanaannya, BSI Scholarship memiliki tujuh kategori program. Kategori tersebut meliputi pelajar, unggulan, inspirasi, talenta, prestasi, afirmasi, hingga Talenta KIP-K BSI.
Kategori pelajar diperuntukkan bagi siswa SMA atau sederajat yang memiliki prestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu. Sementara kategori mahasiswa ditujukan bagi mahasiswa aktif dari kampus mitra BSI.
Penerima beasiswa dipilih berdasarkan kemampuan akademik maupun non-akademik. Selain itu, latar belakang ekonomi keluarga juga menjadi salah satu pertimbangan utama.
Program ini tidak hanya memberikan bantuan UKT dan uang saku. Para penerima beasiswa juga mendapatkan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kemampuan diri.
Awardee Dibekali Pelatihan Kepemimpinan dan Karier
BSI menyiapkan berbagai program pengembangan kapasitas bagi para awardee. Mulai dari leadership workshop, penguatan karakter, hingga literasi ekonomi syariah.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan sosial kemasyarakatan dan persiapan karier bagi mahasiswa tingkat akhir. Langkah ini dilakukan agar penerima beasiswa memiliki kesiapan menghadapi dunia kerja.
Menariknya, BSI juga membuka peluang rekrutmen pegawai bagi awardee sesuai bidang dan kompetensi masing-masing.
Dengan pendekatan tersebut, program ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia unggul yang adaptif, tangguh, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
BSI Salurkan Zakat Rp289 Miliar
Sepanjang 2025, BSI tercatat telah menyalurkan zakat korporasi sebesar Rp289 miliar melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Dana tersebut digunakan untuk berbagai program pemberdayaan masyarakat. Di bidang pendidikan, bantuan telah menjangkau lebih dari 12,5 ribu penerima manfaat.
Selain itu, sekitar 223 ribu penerima manfaat juga mendapatkan bantuan di bidang kemanusiaan. Ribuan masyarakat lainnya menerima dukungan pada sektor ekonomi, kesehatan, dan dakwah. (frend/masson)




