Hasil Persija vs Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Amankan Posisi Ketiga Piala Presiden 2026

Hasil Persija vs Arema FC

Headlineid.com – Persija Jakarta menutup kiprahnya di Piala Presiden 2026 dengan hasil positif. Tim berjuluk Macan Kemayoran berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1 pada laga perebutan peringkat ketiga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).

Kemenangan tersebut menjadi penegasan kualitas skuad racikan Shin Tae-yong. Setelah bermain imbang 1-1 pada babak pertama, Persija mampu meningkatkan intensitas permainan dan mencetak dua gol tambahan pada paruh kedua.

Di sisi lain, Arema FC sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit. Bahkan, Singo Edan hampir membalikkan keadaan sebelum gol mereka dianulir melalui pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR).

Hasil ini memastikan Persija mengakhiri turnamen pramusim sebagai penghuni posisi ketiga. Sementara itu, Arema harus puas menutup perjalanan tanpa membawa pulang trofi.

Fakta Utama

  • Persija menang 3-1 atas Arema FC.
  • Witan Sulaeman mencetak satu gol dan satu assist.
  • Arliansyah Abdulmanan serta Victor Dethan turut menyumbang gol.
  • Gol Marcos Vinicius dianulir VAR karena terjadi handball sebelumnya.
  • Persija finis di peringkat ketiga Piala Presiden 2026.

Persija Langsung Menekan Sejak Menit Awal

Sejak peluit pertama dibunyikan, Persija langsung mengambil inisiatif menyerang. Tim asuhan Shin Tae-yong mengandalkan kombinasi umpan pendek dan pergerakan cepat di sisi lapangan. Strategi tersebut langsung membuahkan hasil pada menit ketujuh. Fajar Fathurrahman mengirim umpan terobosan akurat ke arah Witan Sulaeman.

Witan bergerak tanpa kawalan di dalam kotak penalti. Ia kemudian melepaskan tembakan kaki kanan ke sudut sempit yang gagal dijangkau kiper Syahrul Trisna. Gol cepat itu membuat Persija semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan. Selain unggul dalam penguasaan bola, lini tengah Persija juga mampu memutus aliran serangan Arema melalui pressing agresif.

Baca Juga  Leo/Daniel Akui Masih Kagok, Tapi Tetap Melaju ke Perempatfinal Thailand Open 2026

Arema FC Bangkit Lewat Bola Mati

Tertinggal satu gol membuat Arema meningkatkan intensitas serangan. Gustavo Franca dan Arkhan Fikri mulai aktif mengalirkan bola ke area pertahanan Persija. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-28.

Berawal dari tendangan bebas Gustavo Franca, bola sempat memantul dalam kemelut di depan gawang Persija. Salim Tuharea memanfaatkan situasi tersebut dengan sangat baik. Ia melepaskan penyelesaian yang tidak mampu diantisipasi kiper Persija. Skor berubah menjadi 1-1.

Momentum itu membuat Arema semakin percaya diri mengembangkan permainan hingga penghujung babak pertama.

VAR Gagalkan Comeback Arema FC

Menjelang turun minum, Arema sebenarnya sempat bersorak. Pada menit ke-43, Marcos Vinicius berhasil memasukkan bola ke gawang Persija setelah menerima bola di dalam kotak penalti.

Namun, wasit memilih meninjau tayangan VAR. Hasil pemeriksaan menunjukkan terjadi handball yang dilakukan Salim Tuharea sebelum bola sampai kepada Vinicius. Keputusan itu membuat gol dianulir. Skor 1-1 pun bertahan hingga babak pertama usai.

Keberadaan VAR kembali menunjukkan perannya dalam menjaga akurasi keputusan pertandingan. Teknologi tersebut menjadi elemen penting dalam kompetisi modern untuk meminimalkan kesalahan yang berpotensi memengaruhi hasil akhir laga.

Babak Kedua Jadi Milik Persija Jakarta

Memasuki babak kedua, Persija tampil lebih efektif. Shin Tae-yong melakukan sejumlah penyesuaian permainan agar serangan lebih langsung menuju area penalti Arema. Peluang emas hadir pada menit ke-61. Melalui serangan balik cepat, Fabio Calonego memberikan umpan matang kepada Gustavo Almeida.

Sayangnya, penyelesaian akhir Gustavo masih mampu ditepis Syahrul Trisna. Tekanan Persija akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-73. Witan Sulaeman melepaskan tembakan dari jarak dekat. Syahrul memang berhasil menepis bola pertama.

Baca Juga  Persib Bandung Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026 Setelah Tekuk Tampines Rovers 1-0

Namun, bola muntah langsung disambar Arliansyah Abdulmanan menjadi gol. Persija kembali unggul 2-1. Gol tersebut mengubah ritme pertandingan. Arema dipaksa bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan.

Victor Dethan Pastikan Kemenangan Macan Kemayoran

Ketika Arema mencoba meningkatkan tekanan, Persija justru memanfaatkan ruang kosong di lini belakang lawan. Pada menit ke-87, Witan kembali menunjukkan kualitasnya. Ia mengirim umpan terobosan yang membelah pertahanan Arema.

Victor Dethan berlari menyambut bola, melewati bek terakhir, lalu dengan tenang menaklukkan Syahrul Trisna. Gol itu memastikan Persija unggul 3-1. Persija sebenarnya sempat mencetak gol keempat pada masa injury time. Witan kembali berhasil menjebol gawang Arema.

Namun, VAR menunjukkan Victor Dethan yang memberikan assist sudah lebih dahulu berada dalam posisi offside. Gol pun dianulir. Skor 3-1 tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Witan Sulaeman Jadi Pembeda

Jika melihat jalannya pertandingan, Witan Sulaeman layak disebut sebagai pemain paling berpengaruh. Ia membuka keunggulan Persija melalui gol cepat.

Selain itu, pemain Timnas Indonesia tersebut juga berkontribusi besar dalam terciptanya gol ketiga lewat assist kepada Victor Dethan. Mobilitas tinggi Witan membuat lini belakang Arema kesulitan menjaga ruang.

Pergerakannya juga membuka peluang bagi pemain lain untuk masuk ke kotak penalti. Performa tersebut menjadi sinyal positif bagi Persija menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2026/2027.

Evaluasi Positif bagi Persija dan Arema FC

Meski hanya berstatus turnamen pramusim, Piala Presiden memiliki arti penting sebagai ajang evaluasi. Bagi Persija, kemenangan ini menunjukkan adaptasi Shin Tae-yong terhadap karakter pemain mulai terlihat. Permainan cepat, pressing tinggi, dan transisi menyerang menjadi identitas yang mulai terbentuk.

Baca Juga  Veda Ega Pratama Siap Menggebrak dari Posisi 16 Pada Moto3 Silverstone, Scott Ogden Segel Pole Position Bersejarah

Sementara itu, Arema FC tetap memperlihatkan potensi yang layak diapresiasi. Organisasi permainan Singo Edan cukup baik, terutama saat membangun serangan melalui bola mati.

Namun, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah sebelum kompetisi resmi dimulai. Kehadiran VAR sepanjang pertandingan juga menjadi pembelajaran penting bagi seluruh tim untuk lebih disiplin dalam setiap fase permainan.

Bagi pecinta sepak bola nasional, duel ini memperlihatkan bahwa kualitas pertandingan antarklub Indonesia semakin kompetitif. Headline Indonesia menilai kemenangan Persija bukan hanya soal skor akhir, melainkan juga bukti keberhasilan memaksimalkan peluang pada momen-momen krusial yang menentukan hasil pertandingan.

Susunan Pemain Persija vs Arema FC

Persija Jakarta

Kiper: Muhamad Hafizh Rizkianur

Bek: Rio Fahmi, Denis Kolinger, Dia Syayid Alhawari, M. Fajar Fathurrahman

Gelandang: Fabio Calonego, Witan Sulaeman, Arliansyah Abdulmanan, Agi Firmansyah

Penyerang: Figo Dennis, Eksel Runtukahu

Pelatih: Shin Tae-yong

Arema FC

Kiper: Syahrul Trisna

Bek: B. Setiawan, Julian Guevara (Kapten), Pranata, Leo Guntara

Gelandang: Matheus Blade, Robi Darwis, Arkhan Fikri, Marcos Vinicius, Salim Tuharea

Penyerang: Gustavo Franca

Pelatih: Marcos Santos

Catatan Headline Indonesia

Persija Jakarta menutup Piala Presiden 2026 dengan performa yang menjanjikan. Kombinasi efektivitas serangan, disiplin bertahan, dan kontribusi besar Witan Sulaeman menjadi modal berharga menghadapi musim kompetisi mendatang. Sebaliknya, Arema FC tetap menunjukkan fondasi permainan yang kompetitif, meski masih perlu meningkatkan konsistensi penyelesaian akhir agar mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Editor : Nurani Soyomukti

improve alexa rank