Headlineid.com – Pertandingan Inggris vs Meksiko Piala Dunia 2026 menjadi salah satu pertandingan paling dramatis pada babak 16 besar. Timnas Inggris berhasil menundukkan Meksiko dengan skor 3-2 di Stadion Azteca, Senin (6/7/2026), meski harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-54. Kemenangan ini mengantarkan The Three Lions melaju ke babak perempat final.
Laga berlangsung dramatis sejak awal. Pertandingan bahkan harus ditunda selama satu jam akibat hujan deras disertai petir yang melanda kawasan Stadion Azteca. Setelah cuaca membaik, duel berlangsung dengan tempo tinggi dan menghadirkan lima gol, kartu merah, dua penalti, hingga sejumlah keputusan kontroversial yang memicu perdebatan.
Fakta Utama
- Inggris menang 3-2 atas Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
- Jude Bellingham mencetak dua gol pada babak pertama dan menjadi pemain terbaik pertandingan.
- Inggris bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-54 setelah Jarell Quansah menerima kartu merah.
- Harry Kane mencetak gol ketiga Inggris melalui titik penalti, sedangkan Raul Jimenez memperkecil skor lewat penalti kontroversial.
- Kemenangan ini memastikan Inggris melaju ke babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026.
Inggris Sempat Ditekan Meksiko pada Awal Laga
Meksiko langsung tampil agresif di hadapan puluhan ribu pendukungnya. Baru dua menit pertandingan berjalan, Declan Rice menerima kartu kuning setelah mengangkat kaki terlalu tinggi saat berebut bola dengan Gilberto Mora.
Tekanan tuan rumah terus berlanjut. Raul Jimenez hampir membawa Meksiko unggul melalui sundulan keras memanfaatkan umpan Roberto Alvarado. Namun Jordan Pickford menunjukkan refleks luar biasa dengan menepis bola yang sudah mengarah ke sudut gawang.
Inggris mulai menemukan ritme permainan setelah pertengahan babak pertama. Anthony Gordon sempat memperoleh peluang melalui aksi individu dari sisi kiri, tetapi penyelesaian akhirnya masih mampu diamankan Raul Rangel.
Jude Bellingham Pecahkan Rekor Pertahanan Meksiko
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36. Serangan cepat Inggris diakhiri umpan silang presisi Bukayo Saka yang disambut sundulan Jude Bellingham di tiang jauh. Gol tersebut menjadi gol pertama yang bersarang ke gawang Meksiko sepanjang perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.
Hanya berselang 99 detik, Inggris kembali menghukum kesalahan lawannya. Kehilangan bola saat kick-off dimanfaatkan Anthony Gordon yang kemudian mengalirkan bola kepada Harry Kane. Sang kapten dengan tenang memberikan assist kepada Bellingham untuk mencetak gol keduanya dan membawa Inggris unggul 2-0.
Meksiko tidak kehilangan semangat. Menit ke-42, Julian Quinones memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 setelah memanfaatkan bola liar hasil sapuan yang tidak sempurna dari Ezri Konsa dalam situasi tendangan bebas.
Menjelang turun minum, Raul Jimenez dua kali memperoleh peluang emas. Namun penyelesaian akhirnya masih mampu digagalkan Jordan Pickford yang tampil luar biasa di bawah mistar gawang Inggris.
Kartu Merah Quansah Ubah Jalannya Pertandingan
Babak kedua menjadi ujian sesungguhnya bagi Inggris. Pada menit ke-54, bek muda Jarell Quansah diusir wasit setelah melakukan pelanggaran keras yang dinilai membahayakan lawan.
Keputusan tersebut memaksa pelatih Inggris mengubah strategi. Inggris memilih bermain lebih rapat sambil mengandalkan serangan balik cepat untuk meredam tekanan Meksiko.
Meski kehilangan satu pemain, justru Inggris berhasil memperbesar keunggulan enam menit kemudian.
Harry Kane Cetak Gol Penalti, Meksiko Membalas Lewat Penalti Kontroversial
Menit ke-60 menjadi titik balik pertandingan. Inggris memperoleh hadiah penalti setelah pelanggaran terhadap pemain depan mereka di kotak terlarang. Harry Kane yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Inggris unggul 3-1.
Gol tersebut sempat meredam atmosfer Stadion Azteca. Namun Meksiko kembali mendapatkan harapan pada menit ke-69.
Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi insiden di dalam kotak penalti Inggris. Keputusan tersebut memunculkan protes dari para pemain Inggris karena dianggap sangat kontroversial. Raul Jimenez tetap mampu memanfaatkan kesempatan tersebut menjadi gol sehingga skor berubah menjadi 3-2.
Sisa pertandingan berlangsung dalam tensi yang semakin tinggi. Meksiko menggempur pertahanan Inggris dari berbagai sisi, sementara The Three Lions lebih banyak bertahan dengan disiplin tinggi.
Jordan Pickford kembali menjadi penyelamat melalui beberapa penyelamatan penting. Lini belakang Inggris juga tampil solid dalam menghalau bola-bola silang yang terus mengarah ke kotak penalti.
Mental Juara Inggris Jadi Pembeda
Walaupun harus bermain dengan 10 orang dan beberapa kali merasa dirugikan oleh keputusan wasit, Inggris mampu menunjukkan kedewasaan permainan. Para pemain tidak kehilangan fokus meski terus berada di bawah tekanan pendukung tuan rumah.
Secara statistik, Meksiko lebih dominan dalam penguasaan bola pada akhir pertandingan. Namun efektivitas serangan dan pengalaman pemain-pemain Inggris menjadi pembeda utama.
Jude Bellingham tampil sebagai sosok paling menentukan melalui dua gol penting di babak pertama. Sementara Harry Kane kembali menunjukkan perannya sebagai pemimpin tim dengan mencetak gol ketiga yang akhirnya menjadi penentu kemenangan.
Hasil ini sekaligus mempertegas status Inggris sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Bagi pembaca Headline Indonesia, kemenangan ini memperlihatkan bahwa turnamen besar tidak hanya ditentukan kualitas individu, tetapi juga kekuatan mental, organisasi bertahan, serta kemampuan beradaptasi ketika menghadapi tekanan dan situasi sulit di lapangan.
Susunan Pemain
Meksiko: Raul Rangel; Jorge Sanchez, Cesar Montes, Johan Vasquez, Jesus Gallardo; Erik Lira, Luis Romo, Gilberto Mora; Roberto Alvarado, Julian Quinones, Raul Jimenez.
Inggris: Jordan Pickford; Jarell Quansah, Marc Guehi, Ezri Konsa, James O’Reilly; Declan Rice, Elliot Anderson; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.
Skor Akhir: Meksiko 2-3 Inggris
Pencetak Gol:
- Inggris: Jude Bellingham (36′, 38′), Harry Kane (60′ penalti)
- Meksiko: Julian Quinones (42′), Raul Jimenez (69′ penalti)
Kartu Merah:
- Jarell Quansah (Inggris, 54′)
(frend/masson)




