Headlineid.com – Kroasia vs Ghana berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Vatreni pada laga terakhir Grup L Piala Dunia 2026 di Philadelphia Stadium, Minggu (28/6) dini hari WIB. Hasil ini memastikan Kroasia melangkah ke babak 32 besar sekaligus mengamankan posisi runner-up grup.
Bagi Kroasia, kemenangan ini memiliki arti besar. Selain memastikan tiket fase gugur, hasil tersebut juga menunjukkan bahwa pengalaman para pemain senior masih menjadi faktor penting dalam persaingan di turnamen terbesar sepak bola dunia.
Fakta Utama
- Kroasia menang 2-1 atas Ghana pada laga terakhir Grup L Piala Dunia 2026.
- Petar Sucic dan Nikola Vlasic menjadi pencetak gol kemenangan Kroasia.
- Ghana sempat menyamakan kedudukan melalui Derrick Luckassen.
- Kroasia finis sebagai runner-up Grup L dengan enam poin.
- Kroasia dan Ghana sama-sama lolos ke babak 32 besar bersama Inggris.
Kroasia Tampil Dominan Sejak Awal
Sejak peluit pertama dibunyikan, Kroasia langsung mengambil inisiatif serangan. Tim asuhan Zlatko Dalic tampil lebih tenang dalam menguasai bola dan berusaha membangun serangan dari lini tengah yang dikomandoi Luka Modric serta Mateo Kovacic.
Peluang pertama hadir pada menit ke-17 ketika Nikola Vasic melepaskan tembakan jarak jauh yang mengarah ke sudut gawang Ghana. Namun bola hanya membentur tiang dan gagal mengubah skor.
Empat menit kemudian Kroasia kembali mengancam melalui tandukan Marin Pongracic yang menyambut tendangan bebas Luka Modric. Sayangnya bola masih melambung di atas mistar.
Tekanan terus berlanjut. Pada menit ke-30, Ivan Perisic mendapatkan peluang emas dari situasi bola mati. Sundulannya mengarah tepat ke gawang, tetapi masih mampu diamankan kiper Ghana, Benjamin Asare.
Petar Sucic Pecah Kebuntuan
Setelah beberapa peluang terbuang, Kroasia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-31.
Berawal dari kombinasi apik di lini tengah, Mateo Kovacic mengirimkan umpan matang kepada Petar Sucic. Gelandang muda tersebut langsung melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.
Bola meluncur deras ke sudut kiri bawah gawang Ghana tanpa mampu dijangkau Benjamin Asare. Gol itu membuat Kroasia unggul 1-0 dan semakin percaya diri mengendalikan pertandingan.
Sementara itu Ghana kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama. Kesempatan terbaik mereka hadir pada menit ke-40 melalui Antoine Semenyo, namun tembakannya masih melebar dari sasaran.
Skor 1-0 untuk Kroasia bertahan hingga turun minum.
Ghana Bangkit di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Ghana bermain lebih agresif. Mereka mulai berani menekan lebih tinggi dan mencoba memanfaatkan bola-bola mati untuk membongkar pertahanan Kroasia.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73.
Ernest Nuamah mengirimkan tendangan bebas yang berhasil dimanfaatkan Derrick Luckassen. Bek Ghana itu menyambut bola dengan sontekan terukur yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang Dominik Livakovic.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan membuka kembali peluang Ghana untuk mengejar kemenangan.
Momentum pertandingan sempat beralih kepada wakil Afrika tersebut. Namun pengalaman Kroasia dalam menghadapi laga-laga besar kembali menjadi pembeda.
Nikola Vlasic Jadi Penentu Kemenangan
Saat pertandingan memasuki fase krusial, Kroasia menunjukkan kualitas yang selama ini membuat mereka menjadi salah satu tim paling konsisten di turnamen internasional.
Pada menit ke-83, Luka Modric kembali memperlihatkan pengaruh besarnya di lapangan. Tendangan pojok yang ia lepaskan mengarah sempurna ke area berbahaya.
Nikola Vlasic berhasil memenangkan duel udara dan menanduk bola ke sudut kiri gawang Ghana. Benjamin Asare tidak mampu menghentikan laju bola yang langsung bersarang di dalam gawang.
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Kroasia sekaligus memastikan tiga poin penting bagi Vatreni.
Hingga peluit panjang berbunyi, Ghana berusaha mencari gol penyeimbang. Namun pertahanan Kroasia mampu menjaga keunggulan 2-1.
Mengapa Hasil Ini Penting?
Kemenangan Kroasia menunjukkan bahwa regenerasi skuad berjalan cukup baik meski masih mengandalkan sejumlah pemain senior seperti Luka Modric, Ivan Perisic, dan Mateo Kovacic.
Selain itu, kemenangan atas Ghana memberikan modal kepercayaan diri yang besar menjelang babak gugur. Kroasia kembali membuktikan bahwa mereka tetap menjadi tim yang sulit dikalahkan dalam pertandingan penting.
Bagi Ghana, meski menelan kekalahan, peluang mereka belum tertutup karena tetap berhasil melangkah ke babak 32 besar. Hal ini menjadi pencapaian positif bagi wakil Afrika tersebut yang mampu bersaing ketat di Grup L.
Klasemen Akhir Grup L
- Inggris – Juara Grup
- Kroasia – 6 poin
- Ghana – 4 poin
- Tim lainnya
Susunan Pemain Kroasia
Dominik Livakovic; Ivan Perisic, Marin Pongracic, Josip Sutalo, Josip Stanisic; Mateo Kovacic (Mario Pasalic 78′), Luka Modric; Martin Baturina (Marco Pasalic 88′), Nikola Vlasic (Josko Gvardiol 88′), Petar Sucic; Ante Budimir (Igor Matanovic 66′).
Pelatih: Zlatko Dalic
Susunan Pemain Ghana
Benjamin Asare; Gideon Mensah, Derrick Luckassen, Jonas Adjetey (Kojo Peprah Oppong 46′), Marvin Senaya; Thomas Partey; Kamaldeen Sulemana (Ernest Nuamah 71′), Kwasi Sibo (Caleb Yirenkyi 85′), Elisha Owusu, Antoine Semenyo; penyerang Ghana.
Pelatih: Otto Addo
Headline Indonesia mencatat hasil Kroasia vs Ghana menjadi salah satu laga paling menentukan di Grup L Piala Dunia 2026. Kroasia sukses memanfaatkan pengalaman dan efektivitas serangan untuk mengamankan tiket fase gugur, sementara Ghana tetap menjaga asa setelah berhasil melangkah ke babak 32 besar. (frend/masson)




