Headlineid.com – Norwegia akhirnya memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal dalam laga Grup I yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Selasa (23/6/2026) pagi WIB.
Hasil ini menjadi pencapaian bersejarah bagi The Vikings. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1998, Norwegia kembali berhasil melewati fase grup dan melaju ke babak gugur turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Erling Haaland menjadi sosok sentral dalam kemenangan tersebut. Penyerang andalan Norwegia itu mencetak dua gol penting yang memastikan timnya mengamankan tiga poin krusial di tengah tekanan Senegal hingga menit-menit akhir pertandingan.
Fakta Utama
- Norwegia menang 3-2 atas Senegal di Grup I Piala Dunia 2026.
- Erling Haaland mencetak dua gol dan menjadi pemain terbaik pertandingan.
- Marcus Pedersen menyumbang satu gol pembuka bagi Norwegia.
- Norwegia lolos ke babak 32 besar untuk pertama kalinya sejak 1998.
- Duel melawan Prancis di laga terakhir akan menentukan juara Grup I.
Kemenangan yang Mengakhiri Penantian Panjang
Lolosnya Norwegia ke fase gugur menjadi salah satu kisah menarik di Piala Dunia 2026. Generasi emas yang dipimpin Martin Odegaard dan Erling Haaland akhirnya mampu mengubah potensi menjadi prestasi nyata di panggung internasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, Norwegia kerap disebut memiliki skuad berbakat. Namun mereka sering gagal menembus turnamen besar. Kini, situasinya berbeda. Kombinasi pemain muda dan senior mulai menunjukkan kematangan yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi.
Kemenangan atas Senegal membuat Norwegia mengoleksi enam poin. Jumlah tersebut cukup untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya meski masih menyisakan satu pertandingan.
Saat ini Norwegia berada di posisi kedua Grup I. Mereka hanya kalah selisih gol dari Prancis yang memimpin klasemen sementara.
Jalannya Pertandingan
Norwegia langsung tampil agresif sejak awal laga. Baru dua menit pertandingan berjalan, Antonio Nusa mengancam melalui tembakan jarak jauh yang masih melebar dari sasaran.
Tekanan terus berlanjut. Pada menit ketiga, Kristoffer Ajer hampir membuka keunggulan melalui sundulan hasil situasi bola mati. Namun Edouard Mendy masih mampu melakukan penyelamatan.
Martin Odegaard mendapatkan peluang emas pada menit ke-14. Sayangnya, tembakannya melayang di atas mistar gawang Senegal.
Tim Afrika itu juga memberikan perlawanan. Nicolas Jackson sempat memperoleh kesempatan pada menit ke-28, tetapi penyelesaiannya belum menemui target.
Norwegia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-43. Kesalahan Kalidou Koulibaly saat mengantisipasi umpan silang membuat bola jatuh ke kaki Marcus Pedersen.
Pedersen langsung melepaskan tembakan keras yang gagal diamankan sempurna oleh Mendy. Bola masuk ke gawang dan membawa Norwegia unggul 1-0 hingga turun minum.
Haaland Menunjukkan Kelas Dunia
Memasuki babak kedua, Norwegia langsung menambah keunggulan.
Pada menit ke-48, Martin Odegaard mengirim umpan terobosan yang membelah pertahanan Senegal. Haaland menyambutnya dengan penyelesaian klinis untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Senegal tidak menyerah. Lima menit kemudian, Ismaila Sarr memperkecil ketertinggalan setelah memanfaatkan umpan matang dari Sadio Mane.
Gol tersebut sempat menghidupkan harapan Senegal untuk bangkit.
Namun hanya berselang lima menit, Haaland kembali berbicara. Penyerang berusia 25 tahun itu menyelesaikan umpan Patrick Berg dengan sontekan akurat yang sempat membentur tiang sebelum masuk ke gawang.
Gol kedua Haaland membuat Norwegia kembali menjauh dengan skor 3-1.
Produktivitas Haaland kembali membuktikan mengapa dirinya dianggap sebagai salah satu striker terbaik dunia saat ini. Selain mencetak dua gol, ia juga terus menjadi ancaman bagi lini belakang Senegal sepanjang pertandingan.
Senegal Berjuang Hingga Menit Akhir
Meski tertinggal dua gol, Senegal tetap berusaha menekan.
Tim asuhan mereka terus menggempur pertahanan Norwegia melalui kecepatan Ismaila Sarr dan kreativitas Sadio Mane.
Usaha tersebut membuahkan hasil pada masa injury time. Ismaila Sarr mencetak gol keduanya pada menit 90+3 setelah menerima umpan Nicolas Jackson.
Skor berubah menjadi 3-2 dan membuat menit-menit terakhir berlangsung menegangkan.
Meski demikian, Norwegia mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan penting pun berhasil diamankan.
Mengapa Hasil Ini Penting?
Bagi Norwegia, kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Hasil tersebut menandai kebangkitan salah satu kekuatan tradisional Eropa yang sempat lama tenggelam dari panggung dunia.
Keberhasilan menembus babak gugur juga menjadi bukti bahwa proyek pembangunan tim nasional yang dijalankan dalam beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan hasil nyata.
Sementara bagi Senegal, kekalahan ini membuat situasi semakin sulit. Mereka masih memiliki peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik, tetapi wajib mengalahkan Irak pada laga terakhir grup.
Tekanan kini berada di pihak Senegal karena kegagalan meraih poin kembali bisa mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat dari yang diperkirakan.
Persaingan Juara Grup I Semakin Sengit
Perhatian kini tertuju pada pertandingan terakhir Grup I antara Norwegia dan Prancis.
Kedua tim sudah memastikan tiket ke fase gugur. Namun status juara grup masih diperebutkan.
Posisi puncak grup dapat memberikan keuntungan berupa lawan yang secara teori lebih ringan pada fase berikutnya.
Dengan performa Haaland yang sedang tajam dan kreativitas Odegaard yang terus berkembang, Norwegia berpeluang memberikan kejutan saat menghadapi salah satu favorit juara dunia tersebut.
Susunan Pemain
Norwegia:
Orjan Nyland; David Moller Wolfe, Torbjorn Heggem (Leo Ostigard 84′), Kristoffer Ajer, Julian Ryerson (Marcus Pedersen 13′); Fredrik Aursnes (Patrick Berg 46′), Sander Berge, Martin Odegaard; Antonio Nusa (Andreas Schjelderup 71′), Erling Haaland, Alexander Sorloth (Oscar Bobb 84′).
Senegal:
Edouard Mendy (Mory Diaw 63′); Krepin Diatta, Kalidou Koulibaly (Pape Matar Sarr 72′), Moussa Niakhate, El Hadji Malik Diouf (Ismail Jakobs 54′); Idrissa Gueye, Pape Gueye (Ibrahim Mbaye 54′); Ismaila Sarr, Lamine Camara (Pathe Ciss 63′), Sadio Mane; Nicolas Jackson.
Di tengah dominasi negara-negara besar Eropa, lolosnya Norwegia menjadi warna tersendiri dalam Piala Dunia 2026. Generasi yang dipimpin Haaland dan Odegaard kini memiliki kesempatan untuk menulis sejarah baru, sementara duel melawan Prancis akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi The Vikings di turnamen ini. (frend/masson)




