Headlineid.com – Prancis menunjukkan statusnya sebagai salah satu favorit juara setelah menaklukkan Swedia dengan skor meyakinkan 3-0 pada Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Dalam laga yang berlangsung di Stadion MetLife, Rabu (1/7/2026) WIB, Les Bleus tampil dominan dan memastikan langkah ke babak 16 besar.
Kylian Mbappe kembali menjadi sosok pembeda. Kapten tim nasional Prancis itu mencetak dua gol penting, sementara satu gol lainnya disumbangkan Bradley Barcola. Di balik kemenangan tersebut, Michael Olise tampil impresif dengan dua assist yang membuka jalan bagi produktivitas lini serang Prancis.
Fakta Utama
- Prancis mengalahkan Swedia dengan skor 3-0.
- Kylian Mbappe mencetak dua gol dan menjadi pemain terbaik pertandingan.
- Bradley Barcola menyumbang satu gol pada babak kedua.
- Michael Olise mencatatkan dua assist penting.
- Prancis akan menghadapi Paraguay di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Prancis Sempat Kesulitan Menghadapi Awal Agresif Swedia
Meski kalah telak, Swedia sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup menjanjikan. Tim Skandinavia itu mampu menguasai bola pada menit-menit awal dan menciptakan peluang melalui kombinasi Viktor Gyokeres serta Alexander Isak.
Peluang pertama lahir ketika Isak melepaskan tembakan yang masih mampu diamankan Mike Maignan. Situasi tersebut sempat memberi sinyal bahwa Swedia siap memberikan kejutan.
Namun perlahan, kualitas individu dan kedalaman skuad Prancis mulai terlihat. Les Bleus berhasil mengendalikan tempo permainan dan memaksa Swedia lebih banyak bertahan.
Mbappe beberapa kali mengancam pertahanan lawan. Lucas Digne juga aktif membantu serangan dari sisi kiri. Meski begitu, kiper Jacob Widell Zetterstrom masih mampu menjaga gawangnya tetap aman pada fase awal pertandingan.
Mbappe Pecah Kebuntuan Menjelang Turun Minum
Momentum pertandingan berubah pada penghujung babak pertama. Sebelum gol tercipta, Prancis lebih dulu mendapatkan beberapa peluang emas.
Tembakan Mbappe sempat membentur tiang gawang. Tidak lama berselang, sepakan salto Michael Olise juga mengenai tiang. Ousmane Dembele yang menyambar bola rebound bahkan nyaris mencetak gol pembuka.
Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit-menit akhir babak pertama. Berawal dari skema sepak pojok, kerja sama Olise dan Dembele menghasilkan umpan matang yang diselesaikan Mbappe dengan sepakan akurat ke sudut bawah gawang.
Gol tersebut membuat Prancis menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka memasuki paruh kedua laga.
Barcola dan Mbappe Sempurnakan Dominasi Les Bleus
Selepas jeda, Prancis langsung meningkatkan intensitas permainan. Hasilnya terlihat pada menit ke-53 ketika Bradley Barcola menggandakan keunggulan.
Gol itu berawal dari keberhasilan Aurelien Tchouameni merebut bola di lini tengah. Serangan balik cepat kemudian dibangun melalui Michael Olise yang memberikan assist cerdas kepada Barcola. Winger muda tersebut menyelesaikan peluang dengan tembakan keras yang tidak mampu dijangkau Zetterstrom.
Keunggulan dua gol membuat Prancis semakin nyaman menguasai pertandingan. Swedia kesulitan membangun serangan karena tekanan tinggi yang diterapkan lini tengah Les Bleus.
Michael Olise hampir mencatatkan namanya di papan skor. Namun dua peluang yang ia miliki masih mampu digagalkan kiper Swedia.
Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-74. Lagi-lagi Olise menjadi kreator utama. Umpan terobosannya berhasil dimanfaatkan Mbappe yang bergerak cerdik di antara bek lawan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang menghujam gawang Swedia.
Gol tersebut menjadi gol kedua Mbappe dalam laga ini sekaligus mempertegas perannya sebagai motor utama Prancis sepanjang turnamen.
Mengapa Kemenangan Ini Penting bagi Prancis?
Kemenangan atas Swedia tidak hanya membawa Prancis ke babak berikutnya. Hasil ini juga menunjukkan bahwa Les Bleus semakin matang sebagai kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Selain mengandalkan Mbappe, Prancis kini memiliki banyak opsi serangan. Michael Olise, Barcola, Dembele hingga Tchouameni tampil dalam performa yang konsisten.
Keberhasilan mencetak tiga gol tanpa kebobolan juga menjadi indikator kuat bahwa keseimbangan tim mulai terbentuk. Lini belakang yang dikawal William Saliba dan Dayot Upamecano mampu meredam ancaman Alexander Isak maupun Viktor Gyokeres sepanjang pertandingan.
Dari sudut pandang taktis, tim asuhan Didier Deschamps memperlihatkan kemampuan beradaptasi yang sangat baik. Mereka sempat ditekan pada awal laga, tetapi mampu mengubah arah permainan melalui penguasaan bola dan efektivitas serangan.
Bagi Paraguay yang telah menyingkirkan Jerman, kemenangan Prancis atas Swedia tentu menjadi sinyal bahaya. Jika mampu mempertahankan performa seperti ini, Les Bleus berpotensi melangkah jauh bahkan kembali menjadi kandidat serius untuk mengangkat trofi Piala Dunia.
Susunan Pemain Prancis vs Swedia
Prancis
Mike Maignan; Jules Kounde (Malo Gusto 75′), Dayot Upamecano, William Saliba, Lucas Digne (Theo Hernandez 78′); Aurelien Tchouameni, Adrien Rabiot; Ousmane Dembele (Desire Doue 75′), Michael Olise (Jean-Philippe Mateta 85′), Bradley Barcola, Kylian Mbappe (Rayan Cherki 85′).
Swedia
Jacob Widell Zetterstrom; Gustaf Lagerbielke, Victor Lindelof, Gabriel Gudmundsson; Daniel Svensson (Mattias Svanberg 82′), Yasin Ayari (Benjamin Nygren 82′), Lucas Bergvall (Besfort Zeneli 66′), Elliot Stroud (Taha Ali 66′); Anthony Elanga, Alexander Isak, Viktor Gyokeres.
Tantangan Berikutnya Menanti Les Bleus
Langkah Prancis kini berlanjut ke babak 16 besar menghadapi Paraguay yang sebelumnya membuat kejutan dengan menyingkirkan Jerman. Di atas kertas, Prancis lebih diunggulkan. Namun fase gugur selalu menyimpan cerita berbeda.
Dengan Mbappe yang sedang berada dalam performa terbaiknya serta dukungan pemain muda yang semakin berkembang, Les Bleus memiliki modal kuat untuk terus melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Bagi para penggemar sepak bola dunia, duel Prancis kontra Paraguay berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada fase berikutnya. (frend/masson)




