Spanyol Singkirkan Belgia 2-1, Lamine Yamal Kirim Peringatan untuk Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026

Spanyol mengalahkan Belgia

Headlineid.com – Timnas Spanyol memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan Belgia dengan skor 2-1 pada laga perempat final di Los Angeles Stadium, Sabtu (11/7) dini hari WIB. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren impresif La Furia Roja yang tampil konsisten sepanjang turnamen dan kini bersiap menghadapi ujian terbesar melawan Prancis.

Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Spanyol tidak hanya mengandalkan permainan kolektif, tetapi juga memiliki kedalaman skuad yang mampu menentukan pertandingan. Fabian Ruiz yang dipercaya menjadi starter secara mengejutkan serta Mikel Merino yang masuk dari bangku cadangan sama-sama mencetak gol melalui bola muntah hasil penyelamatan kiper Belgia.

Fakta Utama

  • Spanyol mengalahkan Belgia 2-1 pada babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026.
  • Fabian Ruiz dan Mikel Merino menjadi pencetak gol kemenangan La Furia Roja.
  • Belgia sempat menyamakan skor lewat Charles De Ketelaere.
  • Lamine Yamal kembali terpilih sebagai Pemain Terbaik Pertandingan.
  • Spanyol akan menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas.

Fabian Ruiz Buka Jalan Kemenangan Spanyol

Pelatih Luis de la Fuente membuat keputusan berani dengan mencadangkan Pedri dan memberi kesempatan kepada Fabian Ruiz sejak menit awal. Kepercayaan itu langsung dibayar lunas oleh gelandang Paris Saint-Germain tersebut.

Gol pembuka Spanyol lahir pada menit ke-30. Dani Olmo melepaskan tembakan keras yang mampu ditepis Thibaut Courtois. Namun bola liar langsung disambar Fabian Ruiz menjadi gol pembuka pertandingan.

Setelah unggul, Spanyol semakin percaya diri menguasai permainan. Lamine Yamal beberapa kali merepotkan pertahanan Belgia melalui akselerasi dan kemampuan menggiring bolanya. Salah satu percobaannya bahkan nyaris memperbesar keunggulan sebelum akhirnya hanya melebar tipis dari gawang Courtois.

Baca Juga  Swedia Hancurkan Tunisia 5-1 di Piala Dunia 2026, Isak dan Ayari Bersinar di Monterrey

Belgia Bangkit Lewat Kombinasi De Bruyne dan De Ketelaere

Belgia tidak tinggal diam. Tim asuhan Domenico Tedesco mulai menemukan ritme permainan menjelang akhir babak pertama.

Kevin De Bruyne memperlihatkan kualitasnya sebagai playmaker dengan mengirim umpan matang kepada Timothy Castagne. Bek sayap itu kemudian mengirimkan umpan silang akurat yang berhasil disundul Charles De Ketelaere untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-41.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Belgia tampil lebih agresif setelah turun minum, sementara Spanyol berusaha kembali mengendalikan penguasaan bola.

Courtois Cedera, Merino Jadi Penentu

Babak kedua berlangsung dengan tempo tinggi. Belgia sempat lebih dominan pada awal paruh kedua dan menciptakan sejumlah peluang melalui Kevin De Bruyne serta Maxim De Cuyper.

Di sisi lain, Spanyol juga memperoleh peluang emas. Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal beberapa kali memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan kelas dunia.

Momentum pertandingan berubah pada menit ke-71 ketika Courtois mengalami cedera dan harus meninggalkan lapangan. Posisinya digantikan Senne Lammens.

Pergantian itu menjadi titik balik laga. Pada menit ke-88, bek muda Pau Cubarsi melepaskan tembakan jarak jauh yang gagal diamankan sempurna oleh Lammens. Bola muntah langsung disambar Mikel Merino menjadi gol kemenangan Spanyol.

Gol tersebut memperlihatkan salah satu kekuatan utama Spanyol di bawah Luis de la Fuente, yakni efektivitas pemain pengganti dalam memberikan dampak instan ketika pertandingan memasuki fase krusial.

Baca Juga  Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026, Jude Bellingham Cetak Brace dan Singkirkan Norwegia Lewat Drama Extra Time

Lamine Yamal Tak Peduli Statistik Gol

Meski hanya mencetak satu gol sepanjang turnamen, Lamine Yamal tetap menjadi pusat perhatian berkat kontribusinya dalam permainan tim.

Pemain berusia 18 tahun itu kembali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan setelah menjadi motor serangan Spanyol sepanjang laga.

Menurut Yamal, target utamanya bukan mengejar jumlah gol, melainkan membantu tim memenangkan pertandingan.

Ia menegaskan bahwa jika Spanyol berhasil menjadi juara dunia, tidak ada yang akan mengingat berapa banyak gol yang berhasil atau gagal ia cetak. Baginya, kemenangan tim jauh lebih penting daripada pencapaian individu.

Pernyataan tersebut menunjukkan kematangan mental pemain muda Barcelona tersebut. Di usia yang masih sangat belia, Yamal sudah mampu menempatkan kepentingan kolektif di atas statistik pribadi.

Semifinal Spanyol vs Prancis Berpotensi Jadi Final Dini

Kemenangan atas Belgia membawa Spanyol bertemu Prancis dalam laga semifinal yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbesar sepanjang Piala Dunia 2026.

Pertemuan ini mempertemukan dua kekuatan dengan karakter berbeda. Prancis datang bersama lini serang mematikan yang dihuni Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise. Sebaliknya, Spanyol tampil sebagai tim dengan organisasi pertahanan terbaik karena baru sekali kebobolan sepanjang turnamen.

Rekor pertemuan juga memihak Spanyol. La Furia Roja sukses memenangkan dua duel terakhir melawan Les Bleus, yakni 2-1 pada semifinal EURO 2024 dan kemenangan dramatis 5-4 pada final UEFA Nations League 2025.

Yamal pun mengaku tidak gentar menghadapi Prancis.

Ia menyebut hanya ada dua kemungkinan yang akan terjadi, yakni Prancis mencapai final Piala Dunia ketiga secara beruntun atau Spanyol kembali mengalahkan Les Bleus untuk ketiga kalinya. Menurutnya, Spanyol sama sekali tidak memiliki rasa takut menghadapi lawan sekelas Prancis.

Baca Juga  Belgia Ditahan Mesir 1-1 di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Bersinar dan Lukaku Jadi Penyelamat

Dari sudut pandang sepak bola modern, duel nanti diperkirakan menjadi pertarungan menarik antara penguasaan bola khas Spanyol melawan efektivitas transisi cepat yang menjadi kekuatan utama Prancis. Pertandingan juga akan menjadi panggung pembuktian generasi muda Spanyol yang dipimpin Lamine Yamal menghadapi skuad penuh pengalaman milik Didier Deschamps.

Bagi Spanyol, keberhasilan melangkah ke semifinal bukan sekadar menjaga peluang meraih trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah, tetapi juga mempertegas bahwa regenerasi yang dibangun Luis de la Fuente berjalan sangat sukses. Di sisi lain, bagi Prancis, laga ini menjadi kesempatan mempertahankan dominasi mereka di panggung sepak bola dunia. Seluruh mata kini tertuju ke Dallas, tempat salah satu pertandingan paling bergengsi di Piala Dunia 2026 akan digelar, dan Headline Indonesia akan terus menghadirkan perkembangan terbaru serta analisis mendalam seputar perjalanan kedua tim menuju final.

Susunan Pemain Spanyol vs Belgia

Spanyol: Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabian Ruiz, Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena, Mikel Oyarzabal.

Belgia: Thibaut Courtois (Senne Lammens 71′); Timothy Castagne, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Maxim De Cuyper; Youri Tielemans, Nicolas Raskin, Leandro Trossard, Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, Charles De Ketelaere. (*)

Editor : frend/masson