PACITAN, HEADLINE INDONESIA – Suasana penuh haru dan rasa syukur mewarnai penyambutan Kepulangan Jamaah Haji Pacitan 2026 di Pendopo Mas Tumenggung Djogo Kardjo, Kabupaten Pacitan, Minggu (7/6/2026). Setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci, para jamaah akhirnya kembali berkumpul dengan keluarga dan masyarakat dalam kondisi sehat serta selamat.
Pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar acara penyambutan sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 Hijriah.
Sejak siang hari, para tamu undangan mulai berdatangan ke pendopo untuk mengikuti prosesi penyambutan. Suasana religius terasa semakin khidmat dengan lantunan shalawat yang dibawakan Grup Hadrah Ashabul Qohwah atau Cucu Adam dari Desa Semanten.
Bupati Pacitan Sambut Langsung Jamaah Haji
Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, hadir langsung bersama istri untuk menyambut kepulangan para jamaah. Turut hadir jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat.
Saat rombongan tiba di Pendopo Kabupaten, para jamaah disambut hangat melalui jabat tangan dan ucapan selamat. Momen tersebut menjadi simbol rasa syukur atas keberhasilan para jamaah menunaikan rukun Islam kelima.
Kebahagiaan tampak terpancar dari wajah para jamaah yang akhirnya dapat kembali ke kampung halaman setelah menjalani perjalanan spiritual di Tanah Suci.
Bupati Sampaikan Syukur dan Apresiasi
Dalam sambutannya, Bupati Pacitan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji. Ia juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah yang telah kembali ke daerah asal.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Agama, petugas haji, hingga keluarga yang terus memberikan dukungan dan doa.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pacitan, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji Kabupaten Pacitan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jamaah dapat kembali dalam keadaan sehat,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu proses pemberangkatan hingga kepulangan jamaah. Selain itu, ia menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelayanan masih terdapat kekurangan.
Harapan Menjadi Haji Mabrur dan Teladan
Lebih lanjut, Bupati berharap pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci dapat membawa perubahan positif bagi kehidupan para jamaah.
Menurutnya, nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kebersamaan yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap para jamaah mampu menjadi panutan di lingkungan masing-masing serta ikut memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
“Semoga bapak dan ibu sekalian menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta mampu menjadi suri teladan bagi masyarakat,” tuturnya.

Perwakilan Jamaah Sampaikan Terima Kasih
Pada kesempatan tersebut, perwakilan jamaah haji juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pacitan, Kementerian Agama, petugas haji, dan seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Mereka mengaku bersyukur dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang berlangsung penuh kehangatan. Momen tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ungkapan rasa syukur atas kepulangan para tamu Allah.
Kepulangan Jamaah Haji Jadi Momentum Kebersamaan
Kepulangan Jamaah Haji Pacitan 2026 tidak hanya menandai berakhirnya perjalanan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap keberkahan dari ibadah haji yang telah dijalankan para jamaah dapat memberikan dampak positif bagi keluarga, lingkungan, dan pembangunan daerah. Melalui penyambutan tersebut, pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang. (frend/yun)




