Anggaran Sapi Kurban Prabowo Capai Rp100 Miliar, Menkeu Purbaya Mengaku Belum Tahu

Menkeu Purbaya

Headline indonesia – Polemik mengenai anggaran sapi kurban Prabowo untuk perayaan Idul Adha 2026 mulai menjadi perhatian publik. Hal ini muncul setelah pernyataan berbeda disampaikan sejumlah pejabat terkait sumber pembiayaan pengadaan ribuan sapi kurban yang akan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui secara rinci mengenai anggaran pembelian sapi kurban Presiden RI untuk tahun ini.

Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya menunaikan salat Idul Adha di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta.

“Saya tidak tahu masalah itu. Saya cek, saya tidak tahu,” kata Purbaya kepada awak media.

Menkeu Sebut Bisa Jadi Bersumber dari Mensesneg

Dalam keterangannya, Purbaya menyampaikan kemungkinan anggaran tersebut berasal dari pihak Kementerian Sekretariat Negara. Namun dirinya belum memastikan hal itu secara langsung.

Baca Juga  Semarang Jadi Magnet Baru Investasi Industri, Harga Lahan Kompetitif dan Infrastruktur Dorong Ekspansi Pabrik

Ia menyarankan agar informasi lebih detail ditanyakan kepada pihak yang memiliki kewenangan terkait pengelolaan bantuan presiden.

“Tanya Mensesneg, tapi rasanya pakai uang mereka sendiri,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memunculkan perhatian publik karena sebelumnya terdapat penjelasan mengenai sumber pendanaan program bantuan sapi kurban Presiden.

Wamensesneg Sebut Anggaran Bersumber dari APBN

Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengungkapkan bahwa sebanyak 1.098 ekor sapi kurban Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026 dibeli menggunakan dana negara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut Juri, anggaran tersebut masuk dalam skema Bantuan Presiden melalui program bantuan kemasyarakatan.

“Jadi sumber anggarannya dari APBN melalui anggaran Bantuan Presiden atau Bantuan Kemasyarakatan Presiden,” kata Juri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Baca Juga  Harga Cabai dan Telur Turun, Pacitan Catat Deflasi 3,55 Persen pada Pekan Pertama Juli 2026

Ribuan Sapi Berasal dari Peternak Lokal

Juri juga menjelaskan bahwa seluruh sapi kurban yang akan didistribusikan Presiden Prabowo Subianto berasal dari peternak lokal di berbagai daerah Indonesia.

Ribuan hewan kurban tersebut nantinya akan dibagikan ke kota dan kabupaten di seluruh Indonesia sebagai bagian dari program bantuan Presiden pada momen Idul Adha.

Pemanfaatan peternak lokal dinilai dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, terutama bagi sektor peternakan nasional.

Anggaran Diperkirakan Mencapai Rp100 Miliar

Terkait nilai pengadaan, Juri menjelaskan bahwa harga setiap sapi berbeda-beda. Faktor utama yang memengaruhi harga adalah bobot hewan serta lokasi pembelian di masing-masing daerah.

Perbedaan harga tersebut membuat total anggaran pengadaan sapi kurban Presiden diperkirakan mencapai angka yang cukup besar.

Baca Juga  Prabowo Reshuffle Pimpinan Badan Gizi Nasional

“Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100 miliar,” jelasnya.

Besarnya anggaran tersebut diperkirakan menjadi salah satu program bantuan Presiden dengan nilai yang cukup signifikan dalam momentum Idul Adha tahun ini.

Masyarakat kini menunggu penjelasan lebih rinci mengenai mekanisme penganggaran serta rincian distribusi bantuan tersebut agar dapat dipahami secara transparan. (frend/masson)