Museum SBY-Ani Jadi Museum Pertama di Jawa Timur Miliki SPKLU, PLN Luncurkan Program EVplore untuk Dukung Wisata Hijau

SPKLU Museum SBY ANI

Pacitan, Headlineid.com – Museum dan Galeri Seni SBY-Ani di Kabupaten Pacitan kembali menorehkan pencapaian baru. Destinasi wisata unggulan tersebut resmi menjadi museum pertama di Jawa Timur yang dilengkapi fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Peresmian itu sekaligus ditandai dengan peluncuran program promosi EVplore SBY-ANI, hasil kolaborasi antara PT PLN (Persero) dan pengelola museum.

Program ini memberikan keuntungan langsung bagi masyarakat. Pengunjung yang mengisi daya kendaraan listrik di SPKLU Museum SBY-Ani selama Agustus berhak memperoleh cashback tiket masuk museum sebesar Rp10.000. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus memperkuat sektor pariwisata berkelanjutan di Pacitan.

Kehadiran SPKLU di kawasan wisata juga menjadi sinyal bahwa transformasi energi bersih mulai menyentuh sektor pariwisata daerah. Infrastruktur modern kini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus mendukung target pengurangan emisi karbon nasional.

Fakta Utama

  • Museum dan Galeri Seni SBY-Ani menjadi museum pertama di Jawa Timur yang memiliki SPKLU.
  • PLN meluncurkan program promosi EVplore SBY-ANI selama Agustus 2026.
  • Pengguna kendaraan listrik mendapatkan cashback tiket masuk museum sebesar Rp10.000.
  • Peresmian disaksikan Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah bersama jajaran pemerintah daerah.
  • Kabupaten Pacitan kini memiliki dua titik SPKLU yang beroperasi.

Museum SBY-Ani Kini Dilengkapi Infrastruktur Kendaraan Listrik

Peluncuran program EVplore SBY-ANI berlangsung di Museum dan Galeri Seni SBY-Ani pada Rabu (6/8). Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah, Sekretaris Daerah Pacitan, jajaran PLN, pengelola museum, serta sejumlah tamu undangan.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Manager PLN UP3 Ponorogo, Indradi Pratama, dengan Direktur Administrasi dan Bisnis Museum dan Galeri Seni SBY-Ani, Nabila Amalina.

Baca Juga  Peringatan Tsunami Hanya 3 Meter, Tak Ada yang Menyangka Gelombang Raksasa 40 Meter Datang Menghantam Jepang

Kerja sama tersebut menjadi dasar pengelolaan sekaligus pengembangan layanan SPKLU di kawasan museum. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan listrik saat berkunjung ke Pacitan.

Selain menjadi fasilitas pendukung, SPKLU juga memperlihatkan kesiapan destinasi wisata dalam mengikuti perkembangan teknologi transportasi yang semakin ramah lingkungan.

EVplore SBY-ANI Hadirkan Cashback Tiket Masuk Museum

PLN tidak hanya membangun infrastruktur pengisian daya. Melalui program EVplore SBY-ANI, perusahaan juga menghadirkan promosi yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Setiap pengguna kendaraan listrik yang melakukan pengisian daya di SPKLU Museum SBY-Ani selama periode Agustus akan memperoleh cashback tiket masuk museum sebesar Rp10.000.

Program tersebut dirancang untuk mengajak masyarakat mengenal kendaraan listrik sekaligus menikmati wisata edukasi yang menjadi ikon Kabupaten Pacitan.

Strategi seperti ini mulai banyak diterapkan di berbagai daerah. Pengembangan destinasi wisata kini tidak hanya mengandalkan keindahan lokasi, tetapi juga memperhatikan kenyamanan perjalanan wisatawan.

Dengan adanya SPKLU, pemilik kendaraan listrik tidak perlu lagi khawatir mengenai ketersediaan fasilitas pengisian daya ketika berwisata ke Pacitan.

PLN meluncurkan EVplore SBY-ANI
PLN meluncurkan EVplore SBY-ANI dengan cashback tiket masuk Rp10.000. (Foto: Prokopim Pacitan)

Pemkab Pacitan Apresiasi Langkah PLN

Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah menyampaikan apresiasi atas inisiatif PLN menghadirkan SPKLU di kawasan wisata.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut akan meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang menggunakan mobil listrik saat berkunjung ke Pacitan.

“Kami sangat mengapresiasi PLN atas inisiatif ini,” kata Gagarin Sumrambah.

Ia menilai pembangunan SPKLU bukan sekadar melengkapi fasilitas wisata. Kehadirannya juga menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi menuju transportasi rendah emisi.

Baca Juga  Pemerintah Perkuat Tata Kelola Program MBG, Evaluasi Lintas Kementerian Jadi Sorotan

Gagarin berharap masyarakat semakin terbuka menerima perkembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Menurutnya, semakin banyak kendaraan listrik digunakan, semakin besar peluang menekan emisi karbon sekaligus menjaga kualitas udara di daerah.

PLN Perluas Ekosistem Kendaraan Listrik di Pacitan

Manager PLN UP3 Ponorogo, Indradi Pratama, menjelaskan bahwa Kabupaten Pacitan saat ini telah memiliki dua unit SPKLU.

Lokasi pertama berada di Kantor ULP PLN Pacitan. Sementara lokasi kedua kini tersedia di Museum dan Galeri Seni SBY-Ani.

Menurut Indradi, penambahan SPKLU merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memperluas jaringan infrastruktur kendaraan listrik hingga ke berbagai daerah.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu memberikan rasa percaya diri kepada masyarakat untuk mulai beralih menggunakan kendaraan listrik.

Selain itu, wisatawan dari luar daerah juga akan lebih nyaman melakukan perjalanan menuju Pacitan tanpa kekhawatiran mengenai ketersediaan pengisian daya.

SPKLU Menjadi Nilai Tambah bagi Pariwisata Pacitan

Dalam beberapa tahun terakhir, tren kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan. Seiring meningkatnya jumlah pengguna, kebutuhan terhadap SPKLU juga ikut bertambah.

Keberadaan SPKLU di destinasi wisata seperti Museum SBY-Ani menjadi langkah strategis. Infrastruktur tersebut bukan hanya melayani kebutuhan pengguna kendaraan listrik, tetapi juga meningkatkan daya saing destinasi wisata.

Wisatawan cenderung memilih lokasi yang memiliki fasilitas lengkap. Kemudahan mengisi daya kendaraan membuat perjalanan menjadi lebih efisien dan nyaman.

Di sisi lain, waktu pengisian daya juga memberi peluang bagi wisatawan untuk lebih lama menikmati museum. Dampaknya, aktivitas ekonomi di kawasan sekitar turut bergerak.

Baca Juga  Jembatani Kebutuhan Industri, Bakorwil Malang Pacu Penguatan Pendidikan Vokasi Jawa Timur

Kondisi ini membuka peluang bagi pelaku UMKM, restoran, kafe, hingga sektor jasa lainnya untuk memperoleh manfaat dari meningkatnya kunjungan wisata.

Kolaborasi Energi dan Pariwisata Menjadi Contoh Pembangunan Berkelanjutan

Kolaborasi antara PLN dan Museum SBY-Ani menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak lagi berdiri sendiri. Kini, sektor energi mulai terhubung dengan pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pelestarian lingkungan.

Program EVplore SBY-ANI menjadi contoh bagaimana promosi wisata dapat dikemas bersamaan dengan edukasi penggunaan kendaraan listrik.

Pendekatan tersebut memiliki dampak yang lebih luas. Selain meningkatkan kunjungan wisata, masyarakat juga semakin mengenal manfaat kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi yang lebih bersih.

Jika model seperti ini terus dikembangkan, bukan tidak mungkin destinasi wisata lain di Jawa Timur akan mengikuti langkah serupa.

Kehadiran SPKLU di lokasi wisata juga mendukung target pemerintah dalam mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik nasional.

Catatan Headline Indonesia

Hadirnya SPKLU di Museum dan Galeri Seni SBY-Ani menjadi tonggak penting bagi pengembangan wisata berkelanjutan di Kabupaten Pacitan. Inovasi ini membuktikan bahwa pengembangan destinasi wisata tidak hanya bertumpu pada koleksi atau daya tarik lokasi, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur yang menjawab kebutuhan masa depan. Program EVplore SBY-ANI memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan pengelola wisata mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan transisi menuju energi bersih. Bagi Headline Indonesia, langkah ini menjadi contoh bahwa pembangunan infrastruktur hijau dapat menjadi investasi jangka panjang yang memperkuat daya saing pariwisata daerah di tingkat nasional.

Editor : Frend

improve alexa rank