PACITAN, HEADLINE INDONESIA-Cuaca di wilayah Jawa Timur pada Senin, 25 Mei 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga berawan. Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada karena hujan ringan berpotensi turun di sejumlah daerah sejak pagi hingga dini hari.
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Jawa Timur diprediksi mengalami cuaca cerah. Namun, BMKG tetap mengingatkan adanya peluang hujan ringan di beberapa daerah.
Kondisi ini membuat masyarakat perlu tetap berhati-hati, terutama bagi pengendara dan pekerja lapangan yang beraktivitas sejak pagi.
Selain itu, suhu udara di Jawa Timur berada pada kisaran 12 hingga 35 derajat Celsius. Sementara tingkat kelembapan udara diperkirakan mencapai 47 hingga 100 persen.
Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan sekitar 5 hingga 37 kilometer per jam.
Siang hingga Sore Didominasi Cuaca Berawan
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca berawan diprediksi mendominasi hampir seluruh wilayah Jawa Timur.
BMKG memperkirakan hujan ringan dapat terjadi secara merata di sejumlah kota dan kabupaten. Meski tidak termasuk kategori cuaca ekstrem, kondisi ini tetap perlu diwaspadai karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Pengguna jalan juga diimbau lebih berhati-hati karena jalan licin berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Malam Hari Cerah Berawan, Dini Hari Tetap Berpotensi Hujan
Pada malam hari, kondisi cuaca diprediksi berubah menjadi cerah berawan. Akan tetapi, peluang hujan ringan masih dapat terjadi di beberapa wilayah.
Cuaca serupa juga diperkirakan berlanjut hingga dini hari. Karena itu, masyarakat diminta terus memantau informasi terbaru dari BMKG untuk mengetahui perkembangan cuaca terkini.
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Maritim Jawa Timur
Selain prakiraan cuaca daratan, BMKG Maritim Tanjungperak juga mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim yang berlaku mulai 25 Mei 2026 pukul 07.00 WIB selama 24 jam.
Di wilayah Laut Jawa bagian timur, cuaca diprediksi berawan dengan potensi hujan ringan. Angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan maksimum mencapai 21 knot atau sekitar 39 kilometer per jam.
Sementara tinggi gelombang di kawasan tersebut diperkirakan berkisar antara 0,8 hingga 1,6 meter.
Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Selat Madura. Namun, kecepatan angin di wilayah ini diprediksi lebih tinggi, yakni mencapai 28 knot atau sekitar 52 kilometer per jam.
Adapun tinggi gelombang di Selat Madura berkisar antara 0,5 hingga 1,3 meter.
Perairan Selatan Jawa Timur Diminta Waspada Gelombang Tinggi
BMKG turut mengingatkan masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut di perairan selatan Jawa Timur agar meningkatkan kewaspadaan.
Cuaca berawan disertai angin dari arah timur dengan kecepatan maksimum hingga 27 knot atau sekitar 50 kilometer per jam berpotensi memicu gelombang setinggi 1,3 hingga 3 meter.
Kondisi tersebut dinilai cukup berisiko bagi nelayan tradisional maupun operator kapal kecil.
BMKG mengimbau masyarakat, nelayan, dan operator transportasi laut untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. (frend/byan)




